Feeds:
Pos
Komentar

Yth.

kepada seluruh mitra & pelanggan MDS

Assalamu’alaikum wr wb.

Segala puji bagi Allah SWT. yang atas rahmat dan hidayah-Nya kita dapat  menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Pertama, Sehubungan dengan datangnya bulan suci Ramahan. Kami team marketing MDS jogja menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa semoga kita meraih kemenangan.

Selanjutnya, untuk mendapatkan informasi terbaru dari MDS, kami persilahkan untuk mengunjungi http://www.mizandiansemesta.blogspot.com

Demikian informasi ini kami sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya.

Wassalam,

 

Imron

Team Marketing MDS

Cerita Binatang dalam IlmaCerita-cerita dalam produk ini merupakan pengembangan dari potongan ayat Al-Quran yang menuturkan tentang binatang. Ayat-ayat Al-Quran memiliki cara bercerita yang khas. Salah satunya dengan metode berima.
Cerita dalam produk ini dirancang berima dengan harapan dapat memindahkan semangat bahasa Al-Quran dengan mudah.
Produk ini juga disusun sebagai alat bantu, “pintu masuk” yang menarik bagi anak-anak untuk mempelajari Al-Quran. Contohnya sebagai berikut: Setelah membaca Cerita 6, Paus, Penyelamat Nabi Yunus, interest anak akan terbangun. Saat itulah, anak merasa siap untuk mengetahui lebih jauh tentang kisah Nabi Yunus di Surah Yûnus.
Semoga produk ini bisa menjadi media untuk menyampaikan semangat cerita Al-Quran sekaligus semangat bahasa Al-Quran. Cerita-cerita ini pun bisa menjadi teman yang mengajak anak dan seluruh keluarga untuk mempelajari Al-Quran lebih mendalam.
9 Manfaat produk ini:
Produk ini disajikan dengan metode bercerita sehingga memudahkan anak untuk menggali ilmu pengetahuan di dalam Al-Quran.
Cerita dalam produk ini dituturkan dengan menggunakan bahasa berima. Anak pun dapat mengungkapkan pikirannya secara halus, indah, dan berkesan.
Teks dalam cerita ini dihadirkan dengan bentuk-bentuk unik yang mampu membangun ruang imajinasi anak sehingga mereka tidak merasa bosan saat membacanya.
Cerita dihadirkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Ada juga kosa-kata dalam dua bahasa. Anak-anak pun dapat memperkaya wawasan berbahasa. Anak-anak dapat mengembangkan kecerdasan musikal dan audionya dengan mendengarkan cerita dan cerita yang dinyanyikan di dalam CD lagu serta CD audio book dan Flash audio book.
Produk ini dikemas dengan sentuhan gambar dan warna dalam beragam karakter ilustrasimenarik sehingga dapat mengembangkan kecerdasan visual anak. Anak-anak dapat mengetahui kisah yang bersangkutan terdapat di ayat berapa di Al-Quran.
LIHAT JUGA! merupakan media untuk membantu anak berpikir komprehensif, yakni dengan melihat informasi lain mengenai tokoh-tokoh cerita di referensi lain.
Belajar memaknai Al-Quran.
Miliki sekarang juga!

“Buku ini merupakan terobosan penting untuk meningkatkan wawasan anak-anak Muslim, orang tua, dan pendidik di bidang ilmu pengetahuan umum serta agama secara terpadu. Bahasanya mendorong anak-anak bersikap kritis, kreatif, inovatif. Pembaca juga diajak belajar dengan cepat, terarah, dan tidak membosankan.”
(KH. Dr. Miftah Faridl)

“Melalui ensiklopedi ini, Anda akan melihat lebih dekat keagungan dan keindahan Allah SWT.” (Harun Yahya, cendekiawan muslim dari Turki)

“Mata anak adalah mata yang takjub memandang dunia, Ensiklopedi Bocah Muslim ini memberikan warna-warni sebagian keindahan itu.”
(Dr. Karlina Leksono, ilmuwan)

tentang Nabiku Idolaku

“Tampilan gambarnya apik, penuh warna-warni, bahasanya sederhana namun jelas. kuis serta permainan interaktifnya terasa segar. Semua membuat buku ini terasa akrab bagi anak-anak kita. Semoga generasi mendatang akan semakin termotivasi untuk mengikuti keteladanan para nabi.”
(Kak Seto)

“…bagus lho Bunda, gambarnya seperti nyata, orang-orangnya digambar sangat bagus sehingga ceritanya jadi menyentuh sekali. Aku jadi mengenal sejarah para nabi. Buku ini juga membuat aku menjadi lebih tertarik membaca Al-Qur’an.”
(dituturkan Al-Giffari kepada ibunya, Neno Warisman)

“Berbagai cara bisa kita gunakan untuk memberdayakan Anak-anak kita, salah satunya dengan memberikan bacaan berkualitas. Alhamdulillaah, Mizan menghadirkan alternatif bacaan bagi anak-anak kita. Buku Nabiku Idolaku ini mudah-mudahan membantu anak-anak dalam menemukan figur idola yang benar-benar bisa mengangkat derajat mereka, serta bisa membuat hidup mereka bermakna.”
(Aa Gym)

Contoh Halaman: ILMA

Contoh Halaman ILMA 1

Keterangan gambar:

1. KANDUNGAN AYAT membantu kita untuk memahami ayat yang sedang dibaca.   
2. PETA menjelaskan tempat terjadinya suatu peristiwa yang diceritakan dalam Al-Quran.
3. TANDA AYAT SAJDAH: Setelah membaca ayat yang bertanda ini, disunnahkan sujud (sujud tilawah). Doa sujud tilawah: “Sajada wajhi lilladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu bi haulihi wa quwwatihi. (Aku sujudkan wajahku kepada (Allah) yang menciptakan, membentuk, dan memberi pendengaran serta penglihatan, dengan segala kekuasaan dan kekuatan-Nya)
4. TANDA HIZB: Al-Quran terdiri dari 60 hizb. Hizb memudahkan kita ketika menghafal ayat-ayat Al-Quran. Hizb artinya kelompok.
5. KHAT AL-QURAN ditulis dengan jenis khat naskhi. Kita pun jadi mudah membacanya.
6. Kotak LIHAT JUGA! adalah indeks terusan atau rujuk silang. Media ini membantu pembaca untuk mencari hubungan ayat yang sedang dijelaskan, dengan ayat lain atau sumber lain.

Contoh Halaman: EBM

Contoh Halaman EBM

tentang I Love My Al Quran

Pendapat Ulama dan Tokoh tentang ILMA

Pengenalan Al-Quran kepada anak-anak merupakan bagian penting dari upaya mendekatkan umat pada sumber ajaran agama yang dipeluknya. Apalagi di saat moralitas keagamaan cenderung terkikis saat ini. Tentu saja, pengenalan Al-Quran kepada anak-anak mesti disesuaikan dengan tingkat nalar dan alam pikiran mereka, sehingga memerlukan pendekatan atau metode tersendiri. Salah satu metode tersebut berusaha ditawarkan oleh penerbit Pelangi Mizan, sebagaimana terlihat dalam buku I Love My Al-Quran ini. Setidaknya, buku ini dapat merangsang anak-anak untuk mempelajari Al-Quran secara lebih menarik dan menyenangkan.

(KH. A. Hasyim Muzadi, Ketua Umum PB NU)

Dengan buku ini, orangtua lebih mudah memperkenalkan Al-Quran dengan segala nilai dan ajaran yang terkandung di dalamnya kepada putra-putrinya. Melalui pendekatan khusus, mengunakan bahasa yang insya Allah lebih mudah dicerna dan dipahami oleh mereka.

(KH. Shidiq Amien, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis)

Buku ILMA yang diterbitkan kelompok Mizan ini, sebuah inovasi. Sebuah usaha kreatif untuk mendekatkan keluarga muslim pada kitab sucinya. Buku ini tampil dengan bahasa warna dan gambar yang merupakan medium efektif untuk berkomunikasi dengan anak. (Prof. Dr. Dien Syamsudin, Ketua Umum PP Muhammadiyah)

Menariknya lagi, buku ini ditujukan kepada generasi paling awal, kepada anak-anak, dengan metode yang dianggap sesuai dengan tingkat pemikiran mereka. Dengan buku ini kaum orangtua yang peduli, akan melakukan bimbingan kepada putra-putri mereka dan-siapa tahu- sekaligus mendapatkan bimbingan dari buku ini.

(KH. A. Mustofa Bisri, Tokoh Ulama NU)

I Love My Al-Quran merupakan salah satu cara yang unik lagi mutakhir yang kami duga keras akan sesuai dengan selera anak, sehingga akan mampu mendekatkan Al-Quran ke benak hati mereka.

(Prof. Dr. M. Quraish Shihab, penulis Tafsir Al-Mishbah)

Yang menarik dari buku ini adalah kemampuannya mengenalkan, mengajarkan, serta menanamkan pesan-pesan maupun ajaran-ajaran Al-Quran secara komunikatif, mengalir, dan tidak membosankan sehingga mudah diikuti dan dicerna pembacanya. Hal lain yang patut diapresiasi adalah kreativitasnya menyajikan kandungan ayat-ayat Al-Quran dengan pendekatan komikal, baik dari segi gaya dialog maupun ilustrasi gambar yang menarik perhatian dan mudah diingat, sehingga terkesan tidak menggurui. (Prof. Dr. A. Syafii Maarif, Tokoh Muhammadiyah)

Di tengah upaya gigih kaum sekulerisme, liberalisme dan pluralisme memisahkan umat dari Al-Quran, kehadiran I Love My Al-Quran diharapkan dapat mengilhami lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya membaca, tapi juga berupaya memahami, menghayati, serta mengamalkan Al-Quran.

(KH. Athian Ali Muhammad Da’i, Lc., M.A. Ketua Forum Ulama Umat Islam)

Buku I Love My Al-Quran adalah salah satu dari sedikit sajian yang akan mendorong para pembacanya bergerak bersama menyambut kelahiran “the living Quran” baru.

(KH. Dr. Miftah Faridl)

Saya lihat di dalam ILMA mencakup pendidikan IQ, EQ, dan SQ yang sangat dibutuhkan oleh anakanak dewasa ini. Selain itu, kebutuhan seorang anak yaitu belajar dan bermain diperoleh secara bersamaan.

(Prof. Dr. H. Salim Basalamah, SE, Guru Besar Universitas Muslim Indonesia Makasar)

Saya menyambut baik penerbitan ILMA ini karena akan menumbuhkan kecintaan anak-anak pada Al-Quran. Dengan kecintaan itu diharapkan mereka mau membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

(KH. Didin Hafidudin)

Saya menilai produk ini sangat bagus dan kreatif. Ini proyek besar insya Allah berkah. Penuh ilustrasi dan warna-warni, tapi berbeda dengan komik-komik hiburan. Saya yakin, buku ini bisa membuat anak semakin cinta pada Al-Quran. Asal, dalam penyajian ilustrasinya tidak mengurangi “kesakralan” Al-Quran.

(Habib M. Rizieq Syihab, Ketua umum FPI)

Gaya bahasanya “gaul”, sederhana, gampang dipahami oleh anak-anak, informatif, bersahabat, interaktif, sehingga tanpa serasa, anak-anak bisa memahaminya dengan penuh ceria.

(Dr. H. Ahsin Sakho Muhammad, MA)

Al-Quran dikemas dalam tampilan segar, agak kekanak-kanakan sesuai alam pikiran mereka. Dihiasi warna-warni ceria dan gambar-gambar ilustratif yang imajinatif. Diharapkan anak-anak membacanya dengan rileks dan gembira.

(Ir. H. Bambang Pranggono MBA, penulis Percikan Sains dalam Al-Quran)

Ada dua jenis buku anak yang sangat saya impikan. Pertama, jenis buku yang saya sebut dengan “khutbah untuk anak”. Sebuah buku yang menggerakkan jiwa dengan nilai-nilai spiritual Islam, tetapi tidak menggurui. Kedua, jenis buku yang menunjukkan, bukan mengatakan, kepada anak bahwa Al-Quran adalah petunjuk hidup, bukan sekadar bacaan. Saya bersyukur, Pelangi Mizan menghadirkan buku yang tidak hanya menunjukkan kehebatan Al-Quran. Lebih dari itu, I Love My Al-Quran menyajikan Al-Quran dalam wajah yang bersahabat dengan anak, lengkap dengan “tafsir”-nya. Sebuah langkah cerdas untuk mendekatkan anak pada Al-Quran dan mengantarkan mereka menjadi generasi Qurani.

(M. Fauzhil Adhim, Penulis dan Pakar Keayahbundaan)

Kreativitas adalah inti kebudayaan. Tanpa kreativitas, budaya mandek. I Love My Al-Quran (ILMA) adalah salah satu bentuk kreativitas untuk mengenal dan mencintai Al-Quran sejak dini. Semoga dengan ILMA ini, umat Islam semakin mencintai Al-Quran sebagai sumber inspirasi untuk berkreasi.

(Acil Bimbo, Musisi)

Sangat pantas kalau setiap Muslim, baik dewasa maupun anak-anak menyatakan: “I Love My Al-Quran!” Bukankah kecintaan pada Al-Quran perlu dipupuk dan dibina sejak kanak-kanak, saat jiwa manusia masih bersih?

(Prof. Dr. H. Rif’at Syauqi Nawawi, M.A.)

Gagasan mengenai anak yang sejak usia dini sudah mendapat pelajaran Al-Quran yang disertai gambar-gambar sangatlah menarik. Sebab, gambar-gambar tersebut lebih mengasyikkan, mudah diserap, dan melekat dalam ingatan anak.

(Ali Audah, Penerjemah The Holy Quran)

Saat ini, banyak orangtua yang menyadari betapa pentingnya menanamkan nilai-nilai Al-Quran pada anak-anak. Namun, banyak orangtua yang bingung: “Bagaimana caranya?” Hadiahkan saja I Love My Al-Quran untuk anak-anak kita! Insya Allah, mereka akan akrab dengan Al-Quran. Semoga dengan ikhtiar ini, mereka menjadi anak-anak yang saleh, cerdas, dan mampu menghadapi tantangan zamannya.

(Aam Amirudin M.Si, Penulis Tafsir Kontemporer Juz ‘Amma)

Contoh Halaman ILMA

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.